Toni Setiawan Dorong Pemprov Jabar Lebih Perhatikan Guru Honorer Dengan Mengangkatnya Jadi PPPK

Thursday, 15 October 2020


BANDUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Drs. Toni Setiawan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk lebih memperhatikan guru honorer dengan mengangkatnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Pemprov Jabar harus memanusiakan guru honorer artinya diberikan hak-hak untuk mempunyai status layak sebagai PPPK”, kata Toni kepada Terasjabar.co usai audiensi dengan PPPK di Ruang Komisi V DPRD Jabar, Kamis (15/10/2020).

Dalam audiensi tersebut, ada 148 guru honorer yang diminta untuk dinaikkan statusnya menjadi PPPK. Toni mengatakan sebelumnya kelompok guru tersebut sudah pernah beraudiensi dengan komisi V dan Komisi I DPRD Jabar, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari Pemprov Jabar.

“Kelompok guru ini sudah pernah bertemu dengan komisi V dengan komisi I DPRD Jabar dan kami sudah menyampaikan aspirasi kepada pada tanggal 9 Januari 2020 awal tahun. Sekarang bulan Oktober belum ada pemberitahuan jadi mereka datang lagi menanyakan kejelasan itu. Nanti kami minta kepada ekskutif untuk menanyakan yang waktu itu dari DPRD tanggapannya bagaimana. Sudah sampai aspirasi permohonan tapi belum ditanggapi selama 9 bulan,” tambahnya.

Toni menyebut saat ini kondisi guru honorer di Jawa Barat ssangat memprihatinkan. Kendati demikian, Toni menyebut saat ini guru honorer yang sudah mengabdi belasan tahun, gajinya sudah dinaikkan menjadi Rp 2.040.000.

“Artinya mereka sudah sangat lama mengabdi dengan remunerasi yang sangat memprihatinkan, jadi kita dorong agar mereka diangkat menjadi PPPK agar bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak”, pungkasnya.

Sumber: Terasjabar (15/10/2020)

 

No comments:

Post a comment