Zulkifly Chaniago Sebut Klaster Covid-19 Secapa AD Sebagai Kasus Anomali dan Kejadian Luar Biasa

Monday, 13 July 2020

BANDUNG - Hanya selang satu hari, dua institusi pendidikan militer, Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung dan Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Kodiklat TNI AD di Kota Cimahi, menjadi klaster penularan Covid 19 di Jawa Barat.

Sebanyak 1.262 siswa dan pelatih Secapa AD dinyatakan positif Covid-19. Hanya 17 orang yang dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya dengan status orang tanpa gejala (OTG) menjalani isolasi di Secapa.

Sementara, 99 personel TNI di lingkungan Pusdikpom Kodiklat TNI AD, Cimahi juga terkonfirmasi positif Covid 19, yang terdiri dari 74 orang siswa dan 25 personel organik. Seluruhnya berstatus OTG.

Sebelumnya, 300 siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri di Sukabumi juga dinyatakan positif corona setelah menjalani rapid tes pada April lalu.

Angka penularan Covid-19 itu mendongkrak jumlah kasus positif di Jawa Barat.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. Zulkifly Chaniago, BE. mengatakan kejadian tersebut sebagai kejadian anomali yang luar biasa.

“Ini kejadian luar biasa yang terjadi di institusi kenegaraan, khususnya Secapa AD. Klaster ni merupakan sebuah anomali, bukan sebuah pola yang dipetakan secara rutin sebelumnya,” kata Zulkifly kepada Terasjabar.co, Sabtu (11/7/2020).

Zulkifly mengatakan masyarakat sekitar tak perlu panik atau khawatir, karena militer lebih disiplin untuk lokalisir dan karantina.

“Masyarakat sekitar jangan kuatir karena militer lebih disiplin untuk lokalisir dan karantina,” kata Emil.

Namun Zulkifly berpendapat rentang waktu penularan dan kegiatan mereka yang tertular perlu ditelusuri detil agar tidak terjadi penyebaran lebih luas.

“Dari mana transmisinya terjadi? Di mana? Mereka yang 1.200 orang itu ada aktivitas keluar atau tidak? Mereka ada di mana (di rentang waktu) tujuh hari dari pengambilan swab. Itu kan harus diidentifikasi.” katanya.

Zulkifly juga mengimbau masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Masyarakat tetap tenang dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19”, pungkasnya.

Sumber: Terasjabar (12/7/2020)

No comments:

Post a comment