New Normal, Zulkifly Chaniago Minta Pemkab Sumedang Atur Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah

Thursday, 4 June 2020

SUMEDANG
 – Memasuki era new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB), Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang (SMS) meminta Pemerintah Kabupaten Sumedang menerapkan protokol kesehatan, khususnya di sektor keagamaan.

“AKB di sektor keagamaan harus diutamakan di tempat-tempat Ibadah di lingkungan perumahan atau kawasan kecil lainnya dengan standar protokol COVID-19”, ujar Zulkifly kepada Terasjabar.co, Kamis (4/6/2020).
Selian itu kata Zulkifly, pengurus rumah ibadah wajib menyiapkan petugas untuk pengawasan penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah
“Selain itu, pengurus rumah ibadah juga wajib menyiapkan petugas untuk pengawasan penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah”, tambahnya.
Politisi partai Demokrat ini juga menyarankan agar rumah ibadah wajib melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala, pembatasan jarak, pengaturan jumlah jemaah/pengguna rumah ibadah, mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah serta memasang imbauan penerapan protokol kesehatan.
“Demi keselamatan dan terhindar dari risiko penularan, anak-anak, warga lansia dan penduduk yang memiliki penyakit bawaan agar beribadah di rumah saja,” jelasnya.
Meskipun Kabupaten Sumedang sudah termasuk zona biru dan mulai menerapkan AKB, Zulkifly mengimbau masyarakat agar jangan euphoria dan lepas kendali dengan dimulainya AKB ini. Sebab, situasi bisa berubah sewaktu-waktu jika penularan COVID-19 kembali meningkat.
“Masyarakat Sumedang harus tetap disiplin memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Keberhasilan AKB ada di tangan warga yang disiplin dan taat aturan, selalu pakai masker, cuci tangan dengan sabun, tetap jaga jarak saat bepergian, keluar rumah seperlunya saja,” tegasnya.
Adapun perkembangan COVID-19 di Kabupaten Sumedang saat ini masih perlu diwaspadai. Saat ini masih ada 8 orang yang dinyatakan positif Corona dengan ODP masih berjumlah 15 orang baik yang reaktif maupun non reaktif rapid test. (Sumber)

No comments:

Post a comment