56.000 Pemudik Masuk ke Kuningan, Yosa Octora Santono Beri Pesan Khusus

Saturday, 18 April 2020

KUNINGAN
- Dalam kurun waktu dua minggu lebih, sebanyak 56.000 pemudik didominasi dari wilayah Jabodetabek telah masuk ke Kabupaten Kuningan. Hal ni diketahui berdasarkan catatan yang masuk ke lima check point yang didirikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan.
Lima check point itu didirikan di lima pintu masuk ke Kuningan yakni check point di Sampora, Cidahu, Cibingbin, Darma dan Mandirancang. Checkpoint Sampora berada di pintu masuk utama dari Jakarta, Cirebon, dan juga wilayah lainnya. Checkpoint Cidahu dan Cibingbin untuk pemeriksaan bagi pendatang dari Ciledug dan Jateng, checkpoint Darma dan Mandirancang untuk pemeriksaan pendatang dari Tasikmalaya, Ciamis, Bandung dan Majalengka
Terkait hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pengandaran, Yosa Octora Santono, S.Si., MM. angkat bicara.
Menurutnya meskipun Pemerintah Pusat telah mengimbau untuk tidak mudik, namun masih banyak warga yang nekat pulang ke kampung halaman mereka di Kuningan.
“Ya memang sudah ada himbauan, namun masih banyak yang nekat untuk pulang kampung di tengah pandemi corona ini,” kata Yosa saat dihubungi Terasjabar.co, Jumat (17/4/2020).
Yosa juga berharap kerjasama dari para pemudik dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Kuningan. Ia meminta para pemudik untuk jujur kepada petugas apabila mengalami gejala sakit.
“Kami berharap kepada para pemudik kalau ada gejala sakit untuk berterus terang sehingga bisa langsung ditangani oleh petugas,” tutur Yosa.
Yosa memberikan pesan khusus untuk para pemudik yang kembali ke kampung halaman mereka di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ia meminta pemudik untuk disiplin dan mentaati anjuran pemerintah.
“Kepada para pemudik saya minta untuk disiplin dan mentaati semua anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), diantaranya melakukan karantina mandiri, menggunakan masker, menerapkan physical distancing serta melaksanakan pola hidup bersih dan sehat”, kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini.
Selain itu, untuk warga Kuningan yang masih di perantauan, Yosa meminta untuk tidak mudik terlebih dahulu sebelum pandemi corona ini berakhit.
“Untuk yang masih berada di perantauan, saya mohon untuk tidak mudik terlebih dahulu sebelum pandemi ini berakhir, ini untuk kepentingan kita bersama”, pungkas Yosa. (Sumber)

No comments:

Post a comment