Zulkifly Chaniago Prihatin Banyak Warga di Kecamatan Pagaden Terjerat Bank Emo

Sunday, 8 March 2020

SUBANG
- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. Zulkifly Chaniago, BE. berkunjung ke Kampung Ciyuda, Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, pada Senin (3/3/2020).

Dalam kunjungannya tersebut H. Zulkifly Chaniago mendapat laporan dari tokoh masyarakat soal banyaknya masyarakat yang terjerat bank emok.

“Saya kemaren mendapat masukan dari masyarakat bahwa di Pagaden khususnya di Desa Bendungan banyak masyarakat yang terjerat Bank Emo (Rentenir). Hal ini karena mereka memberikan pinjaman kepada masyarakat sangat mudah cukup dengan hanya memberikan foto copy KTP kemudian uang langsung diterima. Karena sangat mudahnya persaratan yang diterapkan para Rentenir banyak masyarakat yang menjadi korban dengan bunga berbunga”, ujar anggota Komisi IV DPRD Jabar ini, Selasa (4/3/2020).

Terkait hal itu, Zulkifly merasa sangat prihatin dan berharap BPR Jabar bisa menjadi solusi maraknya bank emo di daerah-daerah di Jawa Barat.

“Saya merasa prihatin karena masalah rentenir ini terjadi di daerah-daerah bukan saja di Kabupaten Subang mungkin juga di Kabupaten lainnya. Mudah-mudahan bekeradaan Bank Perkreditan Rakyat Jawa Barat (BPR Jabar) yang tersebar di Jawa Barat bisa menjadi solusi untuk mengatasi rentenir”, katanya.


“Keberadaan BPR ini harus dapat segera dinimati masyarakat untuk mendapatkan permodalan yang cepat dengan persyaratan yang tidak bertele-tele. Apabila kebutuhan permodalan masyarakat sudah dapat dilayani oleh BPR Jabar dengan persyaratan yang sederhana dan pelayanan yang cepat, kami yakin masalah Bank Emo (Rentenir) tidak akan menjerat masyarakat”, pungkas Zulkifly. 

No comments:

Post a comment