Tingkatkan Perekonomian, Masyarakat Perlu Bimbingan dan Bantuan Permodalan Dari Pemerintah

Friday, 20 March 2020

BANDUNG
- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. mengatakan, untuk mensukseskan segala program yang telah dicanangkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus menyelesaikan urusan perut terlebih dahulu.
“Karena masalah perut yang mebuat manusia apakah akan memiliki pola pikir yang baik atau pola pikir yang buruk”, ungkap Anggota Fraksi Partai Demokrat ini kepada Terasjabar.co.

“Setelah kami melihat dan mendengar disetiap pertemuan dengan masyarakat, yang menjadi beringas atau halus masyarakat tergantung pada isi perutnya, apakah dia  perutnya sudah isi makanan atau belum. Apa bila perutnya sudah penuh disi makanan pasti masyarakat tersebut suaranya akan lembut dan banyak pikiran baik yang disampaikan untuk di lakukan oleh Pemerintah, sedangkan apabila perutnya kosong bahkan kelaparan pasti masyarakat akan pada brutal dan tidak akan menurut kepada Pemerintah”, tambahnya.
Dengan dasar pemikiran  tersebut, Achdar menghimabu kepada Pemprov Jabar untuk dapat memberikan pembinaan kepada masyarakat agar dibekali pengetahuan atau bimbingan cara meningkatkan hasil pertanian  dan mengolah  hasil pertanian sehingga mempunyai nilai jual yang tinggi.
“Masyarakat perlu dibina dan dibekali pengetahuan bagaimana cara meningkatkan hasil pertanian dan  mengolah  hasil pertanian sehingga mempunyai nilai jual yang tinggi. Hal ini tentunya ini menjadi tanggung jawab dinas atau lembaga terkait”, katanya
Achdar juga menghimbau kepada Pemprov Jabar agar Bank Perkreditan  Rakyat Jawa Barat (BPR Jabar) dapat memberikan bantuan kredit kepada para petani dan pengusaha KUKM untuk permodalan yang cepat dengan persyaratan yang tidak berbelit-belit.
“Apabila ini dapat dilakukan oleh BPR Jabar kami yakin masalah perekonomian masyarakat dapat meingkatkan sekaligus hal ini dapat mengurangi dan memberantas bank emo (rentenir) yang menjerat masyarakat”,  pungkas Achdar. (Sumber)

No comments:

Post a Comment