Achdar Sudrajat Serap Aspirasi Warga Desa Lambangsari Tambun Selatan-Bekasi

Sunday, 8 March 2020

BEKASI
- Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari daerah pemilihan Jabar IX (Kabupaten Bekasi) H. M. Achdar Sudrajat melakukan kegiatan Reses II tahun Sidang 2019-2020 di RT 03/05 Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (4/2/2020).

Kegiatan reses anggota Fraksi Partai Demokrat ini dihadiri oleh Babinsa, Bimaspol, RT/RW, Kadus, Karang Taruna, Ibu-ibu PKK/Majelis taklim, tokoh agama dan tokoh Masyarakat Desa Lambangsari.

“Kami akan fasilitasi aspirasi atas usulan yang disampaikan pada reses II ini, khususnya Kampung Tenggilis dan Desa Lambangsari umumnya,” katanya.

Dijelaskannya, Kegiatan Reses saat ini untuk realisasi tahun anggaran 2021, namun data usulan diperlukan, alamat jelas dan perkiraan anggaran (RAB) dengan dilampirkan proposal dan surat pengajuannya melalui timnya.

“Reses ini usulan untuk tahun 2021, sehingga diharapkan masyarakat dapat bersabar menunggu, namun usulan yang telah diterima akan kami kawal agar terealisasi sesuai harapan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Achdar fokus mengenai bagaimana cara menangani permasalahan yang ada di lingkungan khususnya Desa Lambangsari terkait akses jalan menuju Situ Ciberem.

“Saya sebagai wakil rakyat yang dipilih diwilayah ada tanggungjawab khusus kepada masyarakat. Sehingga segala aspirasi akan kami kawal sampai terealisasinya,” terangnya.

Menindaklanjuti Situ Ciberem, ungkap Achdar, menjadi salah satu aspirasi keprihatinan untuk Kp. Tunggilis, Lambangsari, seperti jalan maupun pembangunannya yang sempat menjadi permasalahan diwilayah itu.

“Situ Ciberem maupun situ-situ lainnya sekarang dikelola Pemerintah Pusat, sehingga perlu ditindak lanjuti mengenai anggaran yang akan dialokasikan di situ Ciberem yang berada di Kp. Tenggilis Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan ini,” ungkap dia.

“Tujuan kami mengawal agar, anggaran yang akan dialokasikan dapat terealisasi. Nantinya kedepan kami akan berkoordinasi agar akses masuk jalan ke situ Ciberem dapat dibuka.” Ujarnya.

Kemudian, ajuan pembangunan misalnya, lanjut Achdar, mengenai akses jalan maupun jembatan yang ada di Situ Ciberem yang masih ditutup akses jalan oleh pagar Grand Wisata. Sehingga perlu tindaklanjut untuk membuka akses jalan tersebut. Dengan cara bermusyawarah dengan pemilik (GW).

Dirinya pun menyampaikan, diluar usulan lain, seperti jalan rusak jembatan yang perlu diberbaiki, sehingga dapat disampaikan di reses tersebut.


“Saya informasikan, mengenai usulan-usulan yang disampaikan paling lambat akan di input pada bulan Maret dan April 2020 ini. Sehingga jangan sampai terlambat. Silahkan sampaikan kepada tim atau Kepala Dusun III ini,” tandasnya. 

No comments:

Post a comment