Hj. Lilis Boy Lakukan Monitoring Langsung Bantuan Pelaku UMKM di Pamoyanan Cianjur

Thursday, 14 January 2021


CIANJUR
- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Lilis Boy terjun ke lapangan untuk memantau dan mendata bantuan yang masuk dari Kementrian Sosial untuk pelaku UMKM di Kelurahan Pamoyanan, Cianjur, Selasa (12/1/2021).

Di Kelurahan Pamoyanan terdata ada 170 bantuan yang sudah terealisasi kepada masyarakat pelaku UMKM aktif dan mendapatkan bantuan dari Kementrian Sosial senilai Rp. 2.400.000.


Lilis mengatakan dalam bantuan UMKM terhadap masyarakat pelaku usaha di Kelurahan Pamoyanan, Cianjur sebagian besar sudah teralisasi.


"Sudah terealisasi 80%, sisanya yang tidak terealisasi karena kurangnya administrasi pelaku UMKM atau pengaju bantuan memiliki tanggungan di bank yang bekerja sama dengan kementrian sosial untuk penyaluran bantuan, karena terdapat beberapa syarat untuk masyarakat pelaku usaha bisa mendapatkan bantuan UMKM sebesar Rp. 2.400.000 tersebut" Ungkap Legislator Demokrat ini.


Lilis pun meminta pihak kelurahan menginformasikan syarat-syarat tersebut kepada para pelaku UMKM di wilayahnya.


"Jadi pihak kelurahan sebelum menginformasikan terhadap masyarakat pamoyanan, menghimbau masyarakat pelaku usaha untuk memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat, agar ajuan mereka dapat terealisasi” Ujar Lilis Boy.


Selain bantuan UMKM yang dikucurkan pemerintah pusat, ada juga bantuan dari sapa warga. Bantuan ini untuk warga yang sangat terdampak dari musibah nasional ini, yang membuat sebagian mereka yang kehilangan pekerjaan karena di PHK dari tempat kerja sebelumnya, masyarakat tidak mampu, dan sebagian masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap (serabutan).


Pihak Kelurahan sudah memfasilitasi aplikasi untuk warga dapat mengakses dan mendaftar bantuan tersebut melalui aplikasi sapa warga. Tercatat 400 KK yang mendaftar namun hanya 11 Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan sapa warga itu, nominal yang didapatkan masyarakat sebesar Rp. 100.000,-. (sri/rhm)

No comments:

Post a comment