Kasus Covid-19 dari Klaster Industri Capai 62 Persen, Achdar Sudrajat Minta Pemkab Bekasi Juga Waspadai Klaster Keluarga

Thursday, 8 October 2020


BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendata, kasus terkonfirmasi Covid-19 terbesar di wilayah ini berasal dari klaster industri. Klaster industri menyumbang 62 persen dari total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

 

“Iya, klaster industri sudah mencapai 62 persen,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Selasa (6/10/2020).

Dia menjelaskan, kasus positif Covid-19 di pabrik Epson Cikarang, kini telah menembus angka ribuan orang. “Ada sebanyak 1.117 kasus di pabrik ini,” imbuhnya.

Hingga Selasa (6/10/2020) kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai 3.058 kasus atau ada kenaikan sebanyak 76 kasus per hari ini.

Menyikapi tinggi kasus Covid-19 dari klaster industri, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bekasi H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. minta Pemkab Bekasi menekan angka penularan kasus Covid-19, terutama dari klaster industri.

Menurutnya, pengawasan terhadap perusahaan harus dijaga dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak bertambah klaster baru.

“Klaster industri ini bisa kita tekan, angka turunnya kasus di Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat ini akan sangat signifikan. Saya sarankan Bupati Bekasi untuk membuat edaran ke pabrik-pabrik supaya klaster industri bisa ditekan,” kata Achdar, Rabu (7/10/2020).

Selain klaster kawasan industri, Achdar juga meminta Pemkab Bekasi juga mewaspadai klaster keluarga. “Klaster keluarga yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, lebih besar berpotensi menularkan kepada orang-orang terdekat atau tetangga, apabila tidak dilakukan pengawasan oleh petugas medis”, pungkasnya.

Sumber: Terasjabar (7/10/2020)

 

No comments:

Post a comment