Achdar Sudrajat Puji Langkah Unilever Tutup Pabrik dan Lakukan Tes PCR Setelah 19 Karyawannya Positif Covid-19

Saturday, 4 July 2020

BANDUNG – Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bertambah. Kini, 22 buruh di PT. Unilever Indonesia Tbk di Kabupaten Bekasi dikonfirmasi terinfeksi COVID-19. Kasus tersebut terkuak setelah seorang buruh jatuh sakit dengan gejala demam, batuk, dan sesak napas.

Sebagai langkah proaktif pencegahan dan memastikan keselamatan karyawan, PT Unilever Indonesia Tbk telah menghentikan sementara operasional di gedung TBB menyusul laporan mengenai beberapa karyawan di bagian engineering gedung TBB yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan mewajibkan karyawannya menjalani tes PCR.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bekasi H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. mengapresiasi langkah Unilever yang menghentikan sementara operasional perusahaan, melakukan tracking, dan mewajibkan seluruh karyawannya menjalani tes PCR.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Unilever yang lansung menghentikan sementara operasional perusahaan dan melakukan tes PCr kepada seluruh karyawannya. Bagaimanapun keselamatan adalah hal yang utama”, ujar Achdar kepada Terasjabar.co, Kamis (2/7/2020).
Lebih lanjut Achar juga mengimbau agar semua pabrik di Kabupaten Bekasi memperketat protokol kesehatan secara ketat agar tidak terjadi kasus serupa di pabrik lainnya.
“Kita semua perlunya waspada karena pandemi ini belum selesai. Oleh karena itu protokol kesehatan di semua pabrik di Kabupaten Bekasi perlu diperketat agar tidak terjadi kasus serupa,” kata anggota Fraksi Partai Demokrat ini.
Sumber: Terasjabar (3/7/2020)

No comments:

Post a comment