Achdar Sudrajat Dukung Pemerintah Kabupaten Bekasi Terapkan PSBB Parsial

Thursday, 4 June 2020

BEKASI
 – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial, mulai Jumat (5/6/2020) besok. Langkah ini sebagai wujud penyesuaian sebelum menjalankan kebijakan menuju tatanan baru atau new normal.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bekasi H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. mendukung langkah pemkab Bekasi yang akan menerapkan PSBB parsial sebelum pemberlakuan new normal.
“Saya sangat mendukung langkah Pemkab Bekasi tersebut, PSBB parsial ini kan sebagai bentuk penyesuaian menuju New Normal. Penyesuain secara parsial, karena untuk menuju New Normal itu enggak bisa langsung bebas sebebas bebasnya, masih ada batasan,” ujar anggota Fraksi Partai Demokrat ini kepada terasjabar.co, Kamis (4/6/2020).
Menurut Achdar, Kabupaten Bekasi sampai saat ini masih masuk zona kuning, sehingga PSBB tetap diterapkan secara parsial.
“Artinya akan ada spesifikasi beberapa zona yang diperbolehkan beroperasi, seperti zona industri, perdagangan, pemukiman, dan sosial kemasyarakatan. Saya kira itu pemilahan itu sudah sangat tepat”, pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan kebijakan PSBB parsial diambil berdasarkan hasil rapat evaluasi terbatas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur terkait lainnya.
“PSBB kita berakhir hari ini. Mulai besok kita akan menerapkan PSBB parsial karena Kabupaten Bekasi masih dalam zona kuning,” kata Eka usai rapat evaluasi PSBB di Gedung Bupati Bekasi, Kamis (4/6/2020).
Eka menyebut PSBB parsial di Kabupaten Bekasi akan diterapkan di beberapa zona yang sudah diklasifikasikan seperti zona industri, zona ekonomi, zona moda transportasi dan kegiatan masyarakat, serta permukiman.
“Untuk industri manufaktur dibuka tapi tetap mematuhi protokol kesehatan. Kalau industri pariwisata, apa saja yang bisa buka full. Misalkan perhotelan dan restoran. Untuk tempat rekreasi akan kita batasi, khususnya untuk yang pengunjungnya banyak,” ungkapnya. (Sumber)

No comments:

Post a comment