Sri Budihardjo Minta Anggaran 1,5 Milyar Pembuatan Kolam Renang Rumdin Ridwan Kamil Ditangguhkan

Saturday, 16 November 2019

BANDUNG
- Pengerjaan Proyek Kolam Renang di Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat banyak sorotan. Proyek kolam renang itu satu paket dengan revitalisasi Gedung Pakuan dan kolam ikan. Total anggarannya Rp4 miliar. Khusus kolam renang, dianggarkan Rp1,5 miliar.

Kolam renang ini akan dilengkapi fasilitas gazebo, ruang bilas, toilet, dan kolam air panas untuk relaksasi. Menurut Husein, kolam ini dibuat sesuai standar hotel pada umumnya. Nantinya juga dilengkapi fasilitas air panas dan dingin.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Ir.H. Sri Budihardjo Herman M.I.Pol (SBH) merasa keberatan dengan penganggaran tersebut.

"Saya nilai berlebihan pengadaan kolam renang di rumah dinas gubernur. Masih banyak kebutuhan yang lebih mendesak untuk fasilitas masyarakat. Daripada untuk kolam renang gubernur alangkah baiknya dibuat Ruang Kelas Baru (RKB)," tutur SBH saat ditemui saat Paripurna di gedung DPRD Jawa Barat, Jum'at 15/11-2019.

Dirinya menilai masih banyak sekolah yang membutuhkan dana untuk pembangunan ataupun perbaikan ruang kelas baru.

"Sangat ironis tentunya kalau anak-anak kita sekolah kebocoran tapi gubernur menikmati renang sehat bersama keluarga di kolam renang yang baru," lanjut politisi Partai Demokrat ini

Anggaran 1,5 Milyar kolam renang Ridwan Kamil ini setara dengan 7 Ruang Kelas Baru (RKB).

"Lebih banyak manfaatnya dibuat ruang kelas baru daripada sekedar kolam renang yang hanya bisa dinikmati oleh Gubernur dan keluarganya saja. Saya harap alokasi dana pembangunan kolam renang ditunda saja. Kalaupun mau dibangun standar kolam renang untuk rumah cukuplah 200-300 juta " tukas SBH 

Saat ini pengerjaan kolam baru tahap pengecoran dasar. Akan dilakukan tes kebocoran sebelum dipasang keramik dan instalasi air. Kolam ini diharapkan selesai pada Desember 2019. (e-newsindonesia) 

No comments:

Post a comment